Laman

Sabtu, 18 Juni 2016

BKPRMI dan Kemendagri Selenggarakan Seminar Pemahaman Wawasan Kebangsaan

Seminar Pemahaman Wawasan Kebangsaan Kepada Pemuda Remaja Masjid, Sabtu (4/6) pagi di Masjid Istiqlal. Tampak Sekjen DPP BKPRMI, Drs. H. Dindin Djamaluddin, M.M., (keempat dari kiri), Kasie Sistem Informasi Ormas Ditjen PPUM Kemendagri, H. Frans Sinatra, S.IP., M.SI., (keempat dari kanan), Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Qadir Al Idrus, dan Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Sedek Rahman Bahta, S.Sos. Sumber: BKPRMI.


DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan kegiatan bertajuk Seminar Pemahaman Wawasan Kebangsaan Kepada Pemuda Remaja Masjid pada Sabtu (4/6) pagi di Masjid Istiqlal, Jakarta.

Dalam acara ini terdapat sejumlah narasumber, yakni Kepala Seksi (Kasie) Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Direktorat Jenderal (Ditjen) Politik dan Pemeirntahan Umum (PPUM) Kemendagri, H. Frans Sinatra, S.IP., M.Si.

Dua pembicara lainnya ialah Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Qadir Al-Idrus, dan Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI, Drs. H. Dindin Djamaluddin, M.M.

Dalam acara ini turut hadir Wakil Ketua Umum DPP BKPRMI, H. Sedek Bahta Rahman, S.Sos., selaku ketua panitia dan m. Hadir pula Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP BKPRMI, H. Irfan Rinaldi, S.H. yang juga Direktur Nasional (Dirnas) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BKPRMI.

Acara yang belangsung dinamis dan interaktif juga ini dihadiri sekitar 150 kader BKPRMI se-wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), serta dimulai dengan pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Mars, dan Hymne BKPRMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Rabu, 08 Juni 2016

MPR RI: Nilai-Nilai Pancasila Tidak Bertentangan Dengan Islam, Juga Sebaliknya

Para Peserta Sosialisasi Empat Pilar oleh BKPRMI bekerjasama dengan MPR RI pada Sabtu (4/6) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber: BKPRMI.

Para Peserta Sosialisasi Empat Pilar oleh BKPRMI bekerjasama dengan MPR RI pada Sabtu (4/6) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber: BKPRMI.

DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. H. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., mengajak kader-kader muda Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) untuk lebih memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang terkandung dalam Pancasila.

"Nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan agama dan agama, khususnya Islam, juga tidak bertentangan dengan Pancasila. Sebagai organisasi kemasyarakatan (ormas) remaja, remaja masjid pula, BKPRMI harus memahami nilai-nilai Pancasila," tutur Hidayat pada Sabtu (4/6) di Masjid Istiqlal, Jakarta, saat menjadi pembicara dalam kegiatan bertajuk: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. 

Acara ini memilki empat sub tema, yakni: Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi NegaraUndang-Undang Dasar (UUD) Negara RI Sebagai Konstitusi Negara/ Ketetapan MPR RI; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Sebagai Bentuk Negara; dan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Remaja dan pemuda Islam, lanjutnya, jangan pernah terpancing dengan pihak-pihak yang menyatakan bahwa Pancasila bertentangan dengan nilai-nilai agama, begitu juga sebaliknya, agama, khususnya Islam, bertentangan dengan Pancasila.

"Jika tidak pemuda dan remaja yang memahami Pancasila, lalu siapa lagi yang memahaminya? Nanti, lama-lama Pancasila bisa hilang. Apalagi, semuanya sekolah di dalam negeri sehingga mudah sekalu memahami Pancasila," ungkap Hidayat.

Hidayat pun menceritakan pengalamannya yang setelah lulus pendidikan di Pondok Pesantren Modern Gontor lalu melanjutkan kuliah di Universitas Islam Madinah selama 13 tahun sehingga cukup sulit memperoleh informasi tentang empat pilar RI dan wawasan kebangsaan.

"Saya tidak sekolah di SMP dan SMA seperti adik-adik semua, jadi tentu kalian lebih memahami Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD Negara RI daripada saya. Apalagi saya sekolah di Madinah selama 13 tahun," ungkapnya.


Dalam acara ini, turut hadir narasumber lainnya dari MPR RI, yakni anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ustaz H. Nurhasan Zaidi, S.Sos.

Sedangkan moderator dalam acara ini ialah Wakil Ketua Umum BKPRMI, H. Sedek Rahman Bahta, S.Sos, Adapun Sekretaris Jenderal (Sekjen) BKPRMI, Dr. H. Dindin Djamaluddin, M.Ag., turut membuka acara sekaligus memberikan kata sambutan dalam acara ini.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 kader BKPRMI se-Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini, hadir pula Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Kadir Al Idrus, dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP BKPRMI, H. Irfan Rinaldi, S.H. yang juga Direktur Nasional (Dirnas) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BKPRMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

MPR RI: LGBT, Komunisme, dan Narkoba Bertentangan dengan Pancasila

Sosialisasi Empat Pilar RI oleh BKPRMI dan MPR RI pada Sabtu (4/6) di  Masjid Istiqlal, Jakarta. Tampak Wakil Ketua MPR RI, Ustaz. Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A., (kedua dari kanan), anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ustaz H. Nurhasan Zaidi, S.Sos., (kedua dari kiri), Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Kadir Al Idrus (kanan), dan Sekjen DPP BKPRMI, Dr. H. Dindin Djamaluddin, M.Ag. (kiri). Sumber: www.mpr.go.id

DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, JAKARTA - Maraknya peredaran simbol-simbol komunisme dan palu arit (komunisme) di Indonesia serta semakin runtuhnya moral generasi muda dengan munculnya kelompok-kelomok Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transeksual (LGBT) sangat memprihatinkan bangsa Indonesia.

Keprihatinan ini diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Dr. H. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., saat menjadi narasumber dalam acara bertajuk: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI pada Sabtu (4/6) siang di Masjid Istiqlal, Jakarta.

"Saat ini, sosialisasi empat pilar menjadi begitu penting di saat banyak sekali fenomena dan kejadian yang sangat kontra (berlawanan) dengan Pancasila, seperti munculnya kembali simbol-simbol komunisme, dan maraknya kelompok LGBT, serta kejahatan keji seperti minuman keras dan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba)," papar Hidayat.

Sosialisasi empat pilar ini, lanjutnya, mengajak kita semua untuk kembali memahami nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, apalagi di dalam Pancasila juga mengandung nilai-nilai agama, terutama sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa.

Menurutnya, saat ini banyak sekali hal-hal yang bertolak belakang dengan Pancasila namun terkesan kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah, seperti komunisme dan kelompok LGBT yang ada di Indonesia. 

"Kelompok LGBT sudah menyatakan eksistensinya, tetapi tidak ada tindakan keras atau tindakan hukum kepada mereka. Padahal, mereka jelas-jelas sangat menngingkari Pancasila, bahkan berlindung melalui konsep Hak Asasi Manusia (HAM)," tegas Hidayat.

Dala acara ini, Hidayat tmpak memberikan semangat dan motivasi sembari mengepalkan tangan ke atas dan memekikkan Takbir "Allahu Akbar" dan "Merdeka". Seruan ini serta merta ditanggapi oleh para peserta dengan seruan yang sama.

Acara ini bertajuk: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan memliki empat sub tema, yakni: Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi NegaraUndang-Undang Dasar (UUD) Negara RI Sebagai Konstitusi Negara/ Ketetapan MPR RI; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Sebagai Bentuk Negara; dan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Dalam acara ini turut hadir dua orang narasumber dari MPR RI, yakni Wakil Ketua MPR RI, Ustaz Dr. H. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ustaz H. Nurhasan Zaidi, S.Sos.

Sedangkan moderator dalam acara ini ialah Wakil Ketua Umum BKPRMI, H. Sedek Rahman Bahta, S.Sos, Adapun Sekretaris Jenderal (Sekjen) BKPRMI, Dr. H. Dindin Djamaluddin, M.Ag., turut membuka acara sekaligus memberikan kata sambutan dalam acara ini.


Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 kader BKPRMI se-Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini, hadir pula Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Kadir Al Idrus, dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP BKPRMI, H. Irfan Rinaldi, S.H. yang juga Direktur Nasional (Dirnas) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BKPRMI.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Selasa, 07 Juni 2016

BKPRMI dan MPR RI Selenggarakan Sosialisasi Empat Pilar

Sosialisasi Empat Pilar RI oleh BKPRMI dan MPR RI pada Sabtu (4/6) di  Masjid Istiqlal, Jakarta. Tampak Wakil Ketua MPR RI, Ustaz. Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A., (ketiga dari kanan) anggota DPR RI dari Fraksi PKS, Ustaz H. Nurhasan Zaidi, S.Sos., (ketiga dari kiri), Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Kadir Al Idrus, dan Sekjen DPP BKPRMI, Dr. H. Dindin Djamaluddin, M.Ag. Sumber: BKPRMI

Sosialisasi Empat Pilar oleh MPR RI dan BKPRMI pada Sabtu (4/6) di Masjid Istiqlal, Jakarta. Sumber: BKPRMI.


DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, JAKARTA - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI menyelenggarakan sosialisasi empat pilar di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (4/6) siang.

Acara ini bertajuk: Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan memliki empat sub tema, yakni: Pancasila Sebagai Dasar dan Ideologi NegaraUndang-Undang Dasar (UUD) Negara RI Sebagai Konstitusi Negara/ Ketetapan MPR RI; Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Sebagai Bentuk Negara; dan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Semboyan Negara.

Dalam acara ini turut hadir dua orang narasumber dari MPR RI, yakni Wakil Ketua MPR RI, Ustaz Dr. H. Hidayat Nur Wahid, Lc., M.A., dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ustaz H. Nurhasan Zaidi, S.Sos.

Sedangkan moderator dalam acara ini ialah Wakil Ketua Umum BKPRMI, H. Sedek Rahman Bahta, S.Sos, Adapun Sekretaris Jenderal (Sekjen) BKPRMI, Dr. H. Dindin Djamaluddin, M.Ag., turut membuka acara sekaligus memberikan kata sambutan dalam acara ini.

Dalam acara yang dihadiri sekitar 100 kader BKPRMI se-Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta ini, hadir pula Penasihat DPP BKPRMI, Drs. H. Said Abdul Kadir Al Idrus, dan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP BKPRMI, H. Irfan Rinaldi, S.H. yang juga Direktur Nasional (Dirnas) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) BKPRMI.

Acara ini diawali dengan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh Direktur Nasional (Dirnas) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi dan Koperai (LPPEKOP) BKPRMI, Haryani Sudarko, S.E. Adapun pembawa acara ini ialah Bendahara Umum DPP BKPRMI, Hj. Neneng Anita Tursia, S.Pd.I. 

Berdasarkan pantauan DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, acara ini berlangsung dinamis dan sangat interaktif, ketika Ustaz Hidayat bertanya langsung kepada para peserta tentang berbagai hal seputar Pancasila dan UUD Negara RI. Para peserta juga sangat antusias dalam menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan Wakil Ketua MPR RI itu.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani

Selasa, 31 Mei 2016

LPPTKA DPD BPRMI Kota Pangkalpinang Wisuda 2.208 Santri

Wisuda 2.208 Santri dari 125 unit LPPTKA BKPRMI se-Kota Pangkalpinang pada Sabtu (28/5) di Makodim 0413 Bangka, Pangkalpinang, Bangka Belitung. Sumber: http://bangka.tribunnews.com/

DPPBKPRMI.BLOGSPOT.CO.ID, PANGKALPINANG - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kana-Kanak Al-Qur'an (LPPTKA) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang mewisuda 2.208 santri yang telah lulus Munaqosah Tahun 2016.

Acara ini bertajuk Wisuda Santri TK/ Taman Pendidikan (TP) Al-Qur'an XVI dan Khataman Al-Qur'an DPD BKPRMI Kota Pangkalpinang Tahun 2016. Acara ini diselenggarakan pada Sabtu (28/5) di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 0413 Bangka, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung.

Seperti dikutip dari laman http://bangka.tribunnews.com/, Ketua Umum Dewan Pengurus Daerah (DPD) BKPRMI Kota Pangkalpinang, Ustaz H, Zainuddin, menyatakan Munaqosah TK/ TPA Angkatan XVI Tahun 2016 ini diikuti oleh 2.500 santri dari 125 unit LPPTKA BKPRMI se-Kota Pangkalpinang.

"Dari jumlah itu, santri yang lulus dan diwisuda sebanyak 2.208 orang. Harapan kami, acara wisuda para santri TK/ TPA ini dapat meningkatkan mutu membaca Al-Qur'an sehingga mereka dapat mendalami makna dan mengamalkan Al-Qur'an," ujarnya. ," papar Zainuddin pada Sabtu (28/5).

Bagi para santri yang belum lulus, lanjutnya, masih dapat mengikuti munaqosah pada tahun 2017 nanti. Mereka akan diberi surat keterangan sebagai syarat siswa melanjutkan pendidikan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Sejak 2006 lalu, LPPTKA DPD BKPRMI Kota Pngkalpinang telah mewisuda sebanyak 20 ribu santri TK/ TP l-Qur'an," ungkap Zainuddin.

Gubernur Bangka Belitung, H. Rustam Effendi, S.E., turut hadir dan memberikan sambutan resmi dalam acara ini. Hadir pula Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, Fitriansyah A.Ks., M.Si., dan Komandan Kodim 0413 Bangka, Letnan Kolonel (Letko) Infanteri Daniel Nainggolan.

Dalam acara ini, turut hadir Kepala Seksi (Kasi) Perdata dan tata Usaha Negara (TUN) Kejaksanaan Negeri (Kejari) Kota Pangkalpinang, H. Fardhiyan Affandi, S.H., M.H., dan Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang, Drs. H. Paidi.

Hadir juga Kepala Satuan (Kasat) Samapta Bhayangkara (Sabhara) Kepolisian Resort (Polres) Kota Pangkalpinang, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Hendra. Ia hadir mewakili Kepala Polres (Kapolres) Kota Pangkalpinang, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Heru Budi Prasetyo.

Penulis: Muhammad Ibrahim Hamdani